0 0
AS dan Inggris Targetkan 91 Titik Lokasi Houthi Selama Eskalasi - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Pesawat Tempur Pasukan AS (Doc: Anadolu Ajansi)

AS dan Inggris Targetkan 91 Titik Lokasi Houthi Selama Eskalasi

Read Time:2 Minute, 4 Second

Rabu, 24 Januari 2024 – 15:12 WIB

Washington – Amerika Serikat (AS) dan Inggris sejauh ini telah menargetkan 91 lokasi milik Houthi. Serangan ini sebagai balasan atas serangan terhadap kapal-kapal yang melakukan perjalanan dari Laut Merah ke Israel, dengan dalih memberikan dukungan ke Gaza.

Baca Juga :

Warga Gaza Hanya Diberi Waktu 5 Menit Ambil Bantuan, Habis Itu Ditembaki Israel

Sejak tahun 2014, kelompok Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa, serta kota pelabuhan strategis Hudaydah dan wilayah lain di sepanjang pantai Laut Merah di Yaman.

Selama beberapa bulan terakhir, mereka mengancam akan menyerang dan menyita kapal-kapal komersial yang berafiliasi dengan perusahaan-perusahaan Israel, sebagai tanggapan mereka terhadap serangan Israel di Gaza.

Baca Juga :

Kejam! Israel Bom Langsung RS Nasser, Tempat Warga Sipil Berlindung

VIVA Militer: Milisi Houthi Yaman

Melansir dari Anadolu Ajansi, Rabu, 24 Januari 2024, Houthi dilaporkan telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap 33 kapal di Laut Merah sejak 19 November 2023.

Baca Juga :

Jokowi, Prabowo, KSAU dkk Kompak Pakai Jaket Bomber Saat Serah Terima C-130J Super Hercules

Pasukan AS, yang menunjukkan bahwa mereka juga menjadi sasaran serangan Houthi ini, telah mengumumkan dalam beberapa kesempatan bahwa mereka telah berhasil mencegat rudal dan drone kamikaze.

Kemudian, pada 18 Desember 2023, AS mengumumkan pembentukan satuan tugas maritim multinasional yang disebut “Operasi Penjaga Kesejahteraan” dengan partisipasi sekelompok negara. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan perdagangan maritim global.

Pada 11 Januari, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah resolusi, yang diajukan oleh Amerika Serikat dan Jepang, yang menuntut segera diakhirinya serangan Houthi di Laut Merah.

Sekitar 12 persen perdagangan global dilakukan melalui Terusan Suez, yang menghubungkan Laut Mediterania ke Laut Merah, dan menyediakan jalur terpendek antara Eropa dan Asia.

Lalu, pada 11 Januari 2024, Amerika Serikat dan Inggris, dengan dukungan Australia, Bahrain, Kanada, dan Belanda, mengumumkan serangan awal mereka terhadap Houthi.

VIVA Militer: Milisi Houthi Yaman

Washington dan London menyatakan bahwa delapan sasaran diserang dalam serangan tersebut, yang mencakup kota Sanaa, serta kota Sada, Hudaydah, Taiz, dan Hajjah di Yaman.

Juru Bicara Militer Houthi Yahya Saree mengatakan 73 sasaran terkena serangan AS dan Inggris. Dia juga melaporkan bahwa lima anggota Houthi tewas dan enam lainnya terluka.

Pasukan AS juga mengumumkan bahwa mereka melancarkan serangan terhadap rudal balistik yang bersiap untuk menyerang Laut Merah pada 17-18 Januari, namun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Halaman Selanjutnya

Pada 11 Januari, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi sebuah resolusi, yang diajukan oleh Amerika Serikat dan Jepang, yang menuntut segera diakhirinya serangan Houthi di Laut Merah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors