0 0
Awal Periode Gencatan Senjata Membawa Ketenangan di ibu kota Sudan - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
Pihak-pihak yang bertikai di Sudan telah menyepakati gencatan senjata selama tiga hari saat banyak negara bergegas mengevakuasi para warga mereka dari Sudan.

Awal Periode Gencatan Senjata Membawa Ketenangan di ibu kota Sudan

Read Time:1 Minute, 28 Second

Senin, 19 Juni 2023 – 11:02 WIB

Khartoum – Gencatan senjata 72 jam, yang ditujukan untuk menenangkan konflik antara faksi-faksi militer Sudan, berhasil memadamkan bentrokan di Khartoum pada Minggu pagi tanggal 18 Juni 2023, setelah pertempuran serangan udara semalam, kata penduduk setempat.

Baca juga:

Jokowi ke Relawan Bara JP: Dari dulu kita berteman

Konflik antara tentara Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat (RSF) telah berkecamuk selama dua bulan. Keduanya sepakat untuk menahan diri dari serangan dan mencari keuntungan militer selama masa gencatan senjata, yang dimulai pukul 6 pagi waktu setempat.

Gencatan senjata juga akan memungkinkan pengiriman bantuan kepada penduduk yang terkena dampak, kata mediator dari Arab Saudi dan Amerika Serikat. Beberapa gencatan senjata sebelumnya gagal menghentikan pertempuran.

Baca juga:

Nekat Gabung NATO, Swedia Klaim Penuhi Komitmen Antiterorisme

Asap mengepul saat kelompok militer dan paramiliter Sudan bertempur untuk menguasai negara.

Perebutan kekuasaan antara kedua belah pihak telah mengubah ibu kota menjadi zona perang yang dijarah, memicu ledakan pertempuran di tempat lain dan memicu peningkatan tajam kekerasan di Darfur, Sudan barat.

Baca juga:

BMKG Deteksi 13 Titik Panas di Kaltim

Beberapa jam sebelum periode gencatan senjata dimulai, para saksi melaporkan bentrokan dan serangan udara di beberapa bagian Khartoum dan Omdurman, salah satu dari dua kota yang berdampingan yang membentuk ibu kota yang lebih luas di pertemuan Sungai Nil. “Situasi di Khartoum tenang, dibandingkan dengan tadi malam dengan serangan udara. Ini hal yang menakutkan,” kata seorang warga, Salaheldin Ahmed, menunjukkan bahwa gencatan senjata ini bisa menjadi awal dari berakhirnya konflik.

“Kami lelah. Cukup perang, kematian, dan penjarahan,” lanjutnya.

Halaman selanjutnya

Gencatan senjata sebelumnya yang ditengahi oleh Arab Saudi dan Amerika Serikat pada pembicaraan di Jeddah telah membuka pintu bagi beberapa pengiriman bantuan kemanusiaan, karena pertempuran telah mereda. Namun kedua belah pihak berulang kali melanggar perjanjian tersebut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors