0 0
Banjir dan Tanah Longsor Tewaskan 32 Orang di Korea Selatan - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
Petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban tanah longsor akibat hujan deras di Yecheon, Korea Selatan, Sabtu (15/7//2023).

Banjir dan Tanah Longsor Tewaskan 32 Orang di Korea Selatan

Read Time:2 Minute, 34 Second

Minggu, 16 Juli 2023 – 15:08 WIB

seoul – Banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat menyebabkan 32 orang tewas di seluruh Korea Selatan dan 10 orang hilang sementara ribuan penduduk dievakuasi dari rumah mereka yang rusak akibat hujan, kata pihak berwenang pada Minggu 16 Juli 2023.

Kantor Pusat Penanggulangan Bencana dan Penyelamatan mengatakan 26 orang dilaporkan tewas akibat hujan lebat yang melanda negara itu sejak pekan lalu, sementara 10 lainnya masih hilang, data dikumpulkan pada pukul 06.00 waktu setempat. Petugas penyelamat menemukan enam mayat tambahan dari sebuah bus yang terjebak dalam banjir di terowongan bawah tanah di pusat kota Osong.

Terowongan sepanjang 685 meter itu kebanjiran di Osong, provinsi Chungcheong Utara pada hari sebelumnya ketika sungai terdekat meluap setelah tanggul jebol akibat naiknya permukaan air yang disebabkan oleh hujan lebat.

Baca juga:

Lee Jong Suk Ungkap Kebiasaan Tidur, Sering Mendengkur Saat Kelelahan

Banjir melanda ibu kota Seoul, Korea Selatan.

Pada Minggu pagi, jumlah korban tewas akibat banjir di terowongan telah meningkat menjadi tujuh orang dan diperkirakan akan meningkat karena operasi penyelamatan berlanjut untuk 15 kendaraan lainnya dan beberapa orang diyakini terjebak di dalam terowongan.

Sebagian besar kematian dilaporkan di provinsi tenggara Gyeongsang Utara, di mana 17 orang tewas akibat tanah longsor dan rumah-rumah roboh, dan sembilan orang masih hilang.

Salah satu korban hilang dilaporkan di Busan, kata kantor itu. Selain itu, tiga belas orang terluka akibat hujan lebat di seluruh wilayah.

Pada pukul 06.00, dilaporkan bahwa 7.540 orang dari 13 kota telah dievakuasi dari rumah mereka, termasuk 2.301 orang di Provinsi Chungcheong Utara, dan 5.933 orang belum kembali ke rumah mereka karena masalah keamanan, menurut pihak berwenang.

Sebanyak 226 kasus kerusakan bangunan publik dan swasta telah dilaporkan, termasuk 25 kasus jalan umum hancur atau hanyut, 25 kasus jebolnya tanggul sungai dan 33 rumah terendam banjir. Hujan deras juga menyebabkan 211 jalan ditutup, dan 10 di antaranya masih belum bisa digunakan hingga pukul 06.00.

Baca juga:

Korsel, AS, dan Jepang Latihan Bersama Setelah Korut Luncurkan ICBM

Semua operasional KA telah ditangguhkan, meskipun KA KTX masih beroperasi di beberapa rute. Selain itu, 20 taman nasional di seluruh negeri ditutup, dan 12 penerbangan dibatalkan pada Minggu.

Baca juga:

Momen Menggemaskan Fanboy Lee Jong Suk di Panggung Saling Berpelukan

Pada pukul 5 pagi, peringatan hujan lebat dikeluarkan untuk pedalaman selatan Provinsi Gangwon, Provinsi Chungcheong, wilayah selatan dan Pulau Jeju. Wilayah pesisir Jeolla Selatan dan provinsi Gyeongsang Selatan diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga 30 milimeter per jam.

Selama dua hari ke depan, wilayah selatan Korea Selatan, Provinsi Chungcheong tengah dan Pulau Jeju diperkirakan akan menerima curah hujan antara 50mm-200mm, sedangkan wilayah Seoul yang lebih besar diperkirakan akan mengalami curah hujan antara 5mm-60mm, kata badan cuaca tersebut. Peringatan tanah longsor di seluruh negeri, kecuali Pulau Jeju, juga telah dinaikkan ke tingkat “darurat” tertinggi. (Semut/Antara)

Totalitas, Banyak Insiden di Luar Naskah di Fan Meeting Lee Jong Suk di Jakarta

Fan Meeting Lee Jong Suk berjalan lancar dan sangat menyenangkan. Namun, Indra Herlambang selaku presenter mengaku banyak kejadian di luar naskah

VIVA.co.id

16 Juli 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors