0 0
Beijing Tuduh AS Provokasi Filipina Soal Sengketa Laut China Selatan - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
VIVA Militer: Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di Laut China Selatan

Beijing Tuduh AS Provokasi Filipina Soal Sengketa Laut China Selatan

Read Time:2 Minute, 4 Second

Jumat, 1 Desember 2023 – 16:27 WIB

Beijing – China, pada Kamis 30 November 2023, menuduh Amerika Serikat (AS) memprovokasi sekutu regionalnya, Filipina, terhadap Beijing atas sengketa Laut China Selatan, dan memperingatkan bahwa “campur tangan Washington hanya akan memperburuk keadaan.”

“AS menghasut dan menguatkan pihak Filipina untuk melanggar kedaulatan China, sehingga meningkatkan ketegangan maritim,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian dalam konferensi pers reguler di Beijing.

“Pihak China dengan tegas menentang hal itu,” katanya, sambil memperingatkan bahwa “AS bukanlah pihak yang terlibat dan campur tangan mereka hanya akan memperburuk keadaan.”

Baca Juga :

Shopping in United Arab Emirates Can Use QRIS Soon

Laut China Selatan.

Photo :

DigitalGlobe, Map Data, Google

Pernyataannya muncul setelah pertemuan baru-baru ini antara Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Filipina Gilbert Teodoro, di mana Austin dilaporkan meyakinkan Teodoro bahwa Washington berdiri bahu-membahu dengan Manila dalam mempertahankan hak kedaulatan dan yurisdiksinya di Laut China Selatan.

Wu lebih lanjut mengatakan bahwa China memiliki kedaulatan yang “tak terbantahkan” atas Kepulauan Nansha, termasuk Ren’ai Jiao dan perairan sekitarnya, di Laut China Selatan.

“Pihak Filipina secara ilegal mendaratkan kapal militer di Ren’ai Jiao dan berusaha memperkuatnya dengan mengirimkan kapal untuk menyusup ke perairan Ren’ai Jiao. Tindakan itu sangat melanggar tidak hanya kedaulatan China, tetapi juga hukum internasional dan Deklarasi Perilaku Para Pihak di Laut China Selatan,” tegasnya.

Wu “dengan tegas” mengutuk “tindakan salah yang dilakukan negara-negara terkait yang memprovokasi konfrontasi dan merusak perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan, dan mendesak mereka untuk berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan.”

“Militer China akan mengambil tindakan tegas dan efektif untuk mempertahankan kedaulatan nasional, integritas wilayah, serta hak dan kepentingan maritim China,” lanjutnya.

Baca Juga :

Singapura dan Zurich Jadi Kota Termahal di Dunia

VIVA Militer: Armada Angkatan Laut China (PLAN) di Laut China Selatan

Sengketa wilayah di Laut China Selatan melibatkan konflik klaim pulau dan maritim wilayah tersebut oleh beberapa negara berdaulat, termasuk China, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Indonesia bukanlah negara yang mengklaim wilayah di Laut China Selatan, melainkan “terseret” ke dalam sengketa Laut China Selatan karena mempertahankan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif di utara Kepulauan Natuna, yang diklaim oleh China pada 2010 serta berada dekat dengan Laut China Selatan. (Ant/Antara)

Baca Juga :

AS Tolak Gencatan Senjata Permanen, Pilih Perpanjangan Jeda di Gaza

Presiden Mahmoud Abbas Tolak Wacana Pemisahan Gaza dari Wilayah Palestina

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menolak wacana Israel untuk memisahkan Gaza dari wilayah Palestina saat pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

VIVA.co.id

1 Desember 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors