0 0
Diduga Cabuli 4 ABG di Mojokerto, Guru Ngaji Dibawa ke Kantor Polisi - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Ilustrasi Pencabulan anak

Diduga Cabuli 4 ABG di Mojokerto, Guru Ngaji Dibawa ke Kantor Polisi

Read Time:1 Minute, 25 Second

Jumat, 19 Januari 2024 – 06:57 WIB

Mojokerto – Seorang guru ngaji berinisial AR (58 tahun), warga Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terpaksa harus berurusan dengan polisi karena diduga mencabuli 4 gadis anak baru gede (ABG). AR melancarkan aksinya dengan mengiming-iming korban dengan duit Rp50 ribu.

Baca Juga :

Tak Terima Suami Divonis Bersalah, Istri Pendeta Lempar Kursi ke Majelis Hakim

Informasi diperoleh VIVA Jatim, para korban berusia antara 13 sampai 17 tahun. Aksi bejat AR terbongkar setelah salah satu korban melaporkan apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Bermaksud mengklarifikasi, orang tua korban kemudian mendatangi AR.

Namun, AR tidak mengakui pencabulan yang dituduhkan kepadanya. Akhirnya, AR dibawa ke rumah kepala dusun setempat pada Kamis, 18 Januari 2024. Di sana, AR diklarifikasi dengan cara dikonfrontasi dengan keempat korban. Klarifikasi juga dihadiri petugas dari Kepolisian Sektor Mojoanyar.

Baca Juga :

Ini Tampang Emak-Emak Pemilik Salon Oma Bekasi yang Jual ABG jadi PSK di MiChat

Ilustrasi perkosaan atau pencabulan.

Kepala Reserse Kriminal Polsek Mojoanyar, Ajun Inspektur Polisi Dua Listiono, mengatakan, pelaku adalah guru ngaji di desanya. Para korban dan pelaku sama-sama tinggal di satu desa. Beberapa di antaranya adalah murid dari pelaku. 

Baca Juga :

Cari Kerja untuk Biaya Berobat Ibu, Gadis ABG di Lampung Malah Dijual jadi Open BO dan Disetubuhi

Listiono menambahkan, aksi cabul AR terjadi pekan lalu. Untuk melancarkan aksinya, AR mengiming-iming korban akan diberi duit Rp50 ribu. “TKP (tempat kejadian perkara) di rumah masing-masing korban,” katanya kepada wartawan.

Listiono ogah menjelaskan secara rinci aksi cabul yang diduga dilakukan oleh AR itu. Dia mengatakan, pelaku sudah dibawa ke Markas Kepolisian Resor Mojokerto untuk menjalani penyelidikan dan penyidikan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). “Karena Polsek Mojoanyar tidak melakukan penyidikan,” kata Listiono.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors