0 0
Gara-gara Tegur Gaji ART, Menantu Nekat Aniaya Mertua di Cengkareng - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Pria Bernama Hartoni (62) mengalami Luka lebam dan leher penuh cakar akibat dianiaya oleh menantunya berinisial SAG akibat menegur agar penggajian langsung kepada yang bersangkutan bukan melalui orang lain.

Gara-gara Tegur Gaji ART, Menantu Nekat Aniaya Mertua di Cengkareng

Read Time:1 Minute, 51 Second

Jumat, 19 Januari 2024 – 07:34 WIB

Jakarta –  Pria Bernama Hartoni (62) mengalami luka lebam dan leher penuh cakar akibat dianiaya oleh menantunya berinisial SAG akibat menegur agar penggajian langsung kepada yang bersangkutan bukan melalui orang lain.

Baca Juga :

Pemuda di Sulut Perkosa Wanita Lansia 71 Tahun, Korban Diancam Pakai Parang 

Kasus menantu wanita aniaya mertua pria tersebut  terjadi pada Kamis 2 November 2023 lalu

Korban pun sempat dilaporkan ke Polsek Cengkareng dengan nomor laporan LP/B/1423/XI/2023/SPKT/Polsek Cengkareng/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya. 

Baca Juga :

Polisi Sebut Pembully Siswi SMA di Tangsel hingga Masuk Tempat Sampah Bakal Tersangka

Selanjutnya kasus penganiayaan ini kemudian ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. 

Kuasa hukum korban, Jhon Feryanto Sipayung mengatakan penanganan kasus menantu aniaya mertua tersebut sudah masuk tingkat penyelidikan oleh polisi. 

Baca Juga :

Remaja Lecehkan Perempuan yang Salat di Masjid Agung Praya Lombok, Polisi Buka Suara

“Ini sudah masuk ke tingkat sidik. Artinya penyidik berkeyakinan bahwa laporan kita telah  ada unsur pidananya dan tinggal menentukan dan menetapkan siapa tersangkanya,” ujar Jhon Feryanto Sipayung di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis 18 Januari 2024. 

Jhon mengatakan penganiayaan terjadi berawal dari pelaku beirnisial SAG mengatakan bahwa gaji ART dan baby sister ditransfer ke orang lain.

“Klien saya tidak terima dan langsung mentransfer kepada orangnya. Namun SAG marah akan hal tersebut, sehingga SAG mendatangi kantor Hartono dan langsung memaki. Karena takut membuat malu, ia lantas meminta SAG untuk pulang dahulu ke rumah sembari mengantarkan ke luar kantor. “ ujarnya

“Saat diantar itulah, ibu SAG langsung menyerang klien kami membabi buta. Klien kami tak melawan dan memilih menutup pintu kantor,” tambahnya. 

Jhon pun berharap Polres Metro Jakarta Barat bisa menindaklanjuti laporan kasus penganiayaan tersebut dan melakukan Penegakan hukum Yang Berkeadilan Presisi 

Diketahui korban dalam kasus ini alami luka lebam di bagian dada dan punggung serta luka cakar di sekitaran muka dan leher. 

“Yah kami berharap kasus ini menjadi terang. Saya yakin polisi dapat bersikap objektif,” ujarnya. 
 

Halaman Selanjutnya

“Klien saya tidak terima dan langsung mentransfer kepada orangnya. Namun SAG marah akan hal tersebut, sehingga SAG mendatangi kantor Hartono dan langsung memaki. Karena takut membuat malu, ia lantas meminta SAG untuk pulang dahulu ke rumah sembari mengantarkan ke luar kantor. “ ujarnya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors