0 0
Gokil! Stroller Anjing Lebih Laris Dibanding Bayi akibat Krisis Populasi Korsel - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Stroler

Gokil! Stroller Anjing Lebih Laris Dibanding Bayi akibat Krisis Populasi Korsel

Read Time:2 Minute, 0 Second

Sabtu, 20 Januari 2024 – 21:12 WIB

VIVA Dunia – Berita mengejutkan datang dari negara Korea Selatan yang tengah dilanda krisis populasi. Tidak hanya membuat angka kelahiran menurun, krisis populasi yang terjadi di Korea Selatan juga membuat penjualan stroller hewan peliharaan untuk pertama kalinya mengalami kenaikan dari tingkat minat atau kelarisan dibanding stroller bayi.

Baca Juga :

Auranya Emang Beda, Cuma Panji Petualang yang Bisa Bikin Harimau Alshad Ahmad Lari Ketakutan

Seperti melansir dari laman The Korea Times, dari data Gmarket, operator platform e-commerce di Korsel, bahwa terdapat 43 persen dari total jumlah kereta dorong bayi yang dijual di platform tersebut selama tiga kuartal pertama tahun 2023 adalah untuk bayi manusia, sedangkan 57 persen sisanya adalah kereta dorong bayi yang dirancang untuk hewan, terutama anjing dan kucing.

Baca Juga :

Korea Selatan Resmi Larang Perdagangan dan Konsumsi Daging Anjing

Tentu saja tren penjualan stroller bayi jauh lebih menunjukkan penurunan yang sangat signifikan dari tahun ke tahunnya. Di mana hal tersebut bisa dilihat dari rasio penjualan yang semakin terus merosot dari 67 persen pada tahun 2021, 64 persen pada tahun 2020, dan 43 persen tahun 2023.

Baca Juga :

Sudah 10 Tahun Berbisnis, Tersangka Akui Perdagangkan 400 Ekor Anjing dalam Sebulan

Sementara itu, rasio penjualan stroller hewan peliharaan terus meningkat dari 33 persen pada tahun 2021 menjadi 36 persen pada tahun 2022 dan 57 persen tahun 2023. Jadi kesimpulannya dari data tersebut, bahwa tren meningkatnya jumlah orang yang lebih memilih memiliki hewan peliharaan jauh lebih banyak dibanding harus menambah anggota keluarga baru.

Menurut Statistik Korea, tingkat kesuburan total adalah 0,78 pada tahun 2022, terendah di dunia. Angka tersebut diperkirakan akan turun lebih jauh lagi. Organisasi statistik nasional mengatakan, bahwa tingkat kesuburan diperkirakan sebesar 0,72 tahun ini dan turun di bawah 0,7 hingga 0,68 pada tahun 2024 sebelum meningkat lagi.

Jumlah rumah tangga yang memiliki hewan peliharaan kini meningkat secara signifikan. Hal itu dibenarkan menurut Data dari Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan menunjukkan bahwa lebih dari 6 juta rumah tangga di Korea Selatan memiliki hewan peliharaan pada tahun lalu, meningkat dari 3,6 juta rumah tangga pada tahun 2012.

Halaman Selanjutnya

Jumlah rumah tangga yang memiliki hewan peliharaan kini meningkat secara signifikan. Hal itu dibenarkan menurut Data dari Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan menunjukkan bahwa lebih dari 6 juta rumah tangga di Korea Selatan memiliki hewan peliharaan pada tahun lalu, meningkat dari 3,6 juta rumah tangga pada tahun 2012.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors