0 0
Ini Kesaksian 7 Jurnalis Internasional Terkait Genosida Israel ke Palestina Seperti Mimpi Buruk - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Ali Jadallah Jurnalis Palestina

Ini Kesaksian 7 Jurnalis Internasional Terkait Genosida Israel ke Palestina Seperti Mimpi Buruk

Read Time:2 Minute, 45 Second

Senin, 22 Januari 2024 – 07:56 WIB

PALESTINA  – Ada beberapa jurnalis di media Internasional yang ditugaskan untuk meliput kekejaman Israel ke Palestina. Beberapa dari mereka ada yang sampai meneteskan air mata menyaksikan apa yang terjadi di Gaza.

Baca Juga :

Pasukan Berani Mati Houthi Tantang Tentara Amerika Bentrok di Laut Merah

Sudah menjadi tugas jurnalis untuk meliput setiap kejadian. Selain itu juga, ada sekitar 100 jurnalis yang meninggal dunia atas kekejaman Israel.  Berikut beberapa kesaksian jurnalis Internasional terkait genosida Israel ke Palestina, dilansir berbagai sumber:

1. Motaz Azaiza

Baca Juga :

Presiden Amerika Ngaku Serangan 10 Hari di Yaman Gagal Total

Motaz Azaiza Jurnalis Foro Palestina

Motaz Azaiza merupakan seorang jurnalis foto Palestina. Ia menyaksikan dengan matanya sendiri terkait kekejaman Israel terhadap warga Palestina.

Baca Juga :

Indonesia Supports Palestine by Taking Israel to ICJ Court

“Situasi kami di sini sangat tragis, lebih dari apa yang anda bayangkan. Ingatlah bahwa kami bukan cerita atau tren untuk media sosial anda. Kami adalah bangsa yang sedang di bom, dibantai dan berjuang agar tidak terhapuskan,” ungkap Motaz Azaiza.

2. Wael Al Dahduh

Wael Al Dahduh Jurnalis Al Jazeera

Wael Al Dahduh merupakan seorang jurnalis dan Kepala Biro Al Jazeera di Gaza. Dirinya menceritakan bahwa apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina itu sangat menyakitkan.

“Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada rasa sakit kehilangan orang yang kita cintai, tapi hal ini tidak mempengaruhi dedikasi kami sebagai jurnalis untuk tetap melanjutkan pemberitaan di Gaza,” kata Wael Al Dahduh.

3. Bisan Owda

Bisan Owda Jurnalis Palestina

Bisan Owda merupakan seorang jurnalis dan membuat film mengenai Palestina. Dengan hadirnya jurnalis akan membuat mata dunia mengenai genosida yang dilakukan Israel terhadap  Palestina.

“Peran saya dan para jurnalis lainnya di Gaza adalah mendokumentasikan cerita kami dan rakyat kami dan peran anda adalah mengakhiri genosida ini,” tutur Bisan Owda.

4. Plestia Alaqah

Plestia Alaqah merupakan seorang jurnalis perempuan. ia mengungkapkan bahwa genosida Israel terhadap Palestina seperti mimpi buruk yang menjadi kenyataan.

“Saya bermimpi saat tidur siang hari ini dan melihat banyak anak-anak kecil dibunuh, para Ayah mencari anaknya di bawah reruntuhan, para ibu berteriak di sepanjang jalan. Lalu saya terabangun dan menyadari bahwa mimpi buruk itu adalah sebuah kenyataan di Gaza,” ungkap Plestia Alaqah.

5. Ali Jadallah

Ali Jadallah Jurnalis Palestina

Ali Jadallah merupakan seorang jurnalis Palestina, dirinya ingin karya fotonya bisa menggerakan dunia dan melihat apa yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina itu sangatlah kejam.

“Saya ingin karya foto saya dapat menggerakan dunia dan ingin ini segera berakhir. Namun terlepas semua foto yang telah saya terbitkan, Genosida yang dilakukan Israel ke Palestina terus berlanjut,” kata Ali Jadallah.

6. Yara Eid

Yara Eid Jurnalis Palestina dan Aktivis HAM

Yara Eid merupakan jurnalis dan aktivis HAM. Ia mengungkapkan beberapa jurnalis barat yang selalu menyesatkan terkait genosida Israel ke Palestina.

“Kebanyakan media barat, selalu menggunakan narasi yang menyesatkan dan meremehkan nyawa warga Palestina. Tapi saya tidak akan membiarkan mereka melakukan itu,” tutur Yara Eid.

7. Anas Al Sharif

Anas Al Sharif jurnlais Palestina

Anas Al Sharif merupakan jurnalis foto Al Jazeera. Dirinya sempat diminta untuk berhenti memberitakan mengenai genosida Israel ke Palestina.

“Israel meminta saya berhenti melaporkan berita dan menyuruh pergi ke selatan jalur Gaza. Saya salah satu dari sedikit jurnalis yang masih berada di Utara Gaza dan saya tidak akan pergi,” kata Anas Al Sharif.

Halaman Selanjutnya

Source : IG: Wael Al Dahduh

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors