0 0
Irak Turun Tangan, Bantu Palestina Lawan Israel di Laut Mediterania - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Ilustrasi pasukan keamanan Irak

Irak Turun Tangan, Bantu Palestina Lawan Israel di Laut Mediterania

Read Time:2 Minute, 7 Second

Kamis, 25 Januari 2024 – 14:15 WIB

Irak – Sekretaris Jenderal Brigade Sayyid al-Shuhada, Abu Ala al-Walaei, mengumumkan pada Kamis, 24 Januari 2024, dimulainya fase kedua operasi pro-Palestina Perlawanan Islam di Irak (IRI), termasuk penerapan blokade laut Israel di Laut Mediterania.

Baca Juga :

Besok! Mahkamah Internasional Akan Umumkan Hasil Sidang Genosida Israel yang Diajukan Afrika Selatan

“Pada saat pendudukan kriminal AS kembali secara terang-terangan menargetkan pasukan keamanan kami, kami mendesak Mujahidin Perlawanan Islam di Irak untuk memulai tahap kedua operasi mereka, yang mencakup pemberlakuan blokade terhadap navigasi maritim Zionis di Laut Mediterania dan  membuat pelabuhan entitas tidak dapat digunakan,” kata Walaei melalui media sosial, dikutip dari The Cradle, Kamis, 25 Januari 2024.

Pemimpin Brigade Sayyid al-Shuhada, sebuah faksi dalam Unit Mobilisasi Populer (PMU), menekankan bahwa operasi ini akan terus berlanjut sampai pengepungan di Gaza dicabut dan pembantaian mengerikan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina dihentikan.

Baca Juga :

Terungkap, Ibu Kota yang di Klaim Zionis Israel Pernah Dilanda Gempa Dahsyat

Beberapa jam sebelumnya, pesawat tempur AS melancarkan serangan udara baru yang menargetkan lokasi Kataib Hizbullah, yang berafiliasi dengan PMU di Al-Qaim, di perbatasan Irak-Suriah dan di Jurf al-Nasr di selatan Bagdad.

Baca Juga :

Menlu Iran: Tanpa Bantuan AS, Netanyahu Tidak Akan Bertahan 10 Menit

Setidaknya satu kematian dilaporkan setelah serangan di Al-Qaim.

Juru bicara Kataib Hezbollah, Jaafar al-Husseini mengatakan bahwa perlawanan mereka akan terus menghancurkan benteng Israel sampai mereka berhenti.

Penasihat Keamanan Nasional Irak Qassim Al-Araji juga mengkritik AS karena melanggar kedaulatan Irak dengan menargetkan PMU.

“Menyerang markas besar (PMU) di Al-Qaim dan Jurf al-Nasr adalah sebuah serangan dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Irak dan tidak membantu (meredakan ketegangan),” kata pejabat itu.

Dia juga menekankan bahwa alih-alih melakukan pengeboman dan  menargetkan markas besar lembaga nasional Irak, pihak AS harus mengambil tindakan untuk menghentikan agresi terhadap Gaza.

Pemerintah Irak sebelumnya menuntut agar tentara AS menghormati kedaulatan dan keamanan negaranya, sebagaimana Perdana Menteri Mohammed Shia al-Sudani menekankan bahwa PMU adalah bagian integral dari angkatan bersenjata negara tersebut.

Sebagai bagian dari operasi Poros Perlawanan untuk mendukung rakyat Palestina, IRI, sebuah kelompok payung faksi bersenjata yang mencakup anggota PMU telah melakukan sekitar 150 serangan terhadap pangkalan AS di Irak dan Suriah selama beberapa bulan terakhir.

Serangan terbaru terjadi pada Selasa lalu, 23 Januari 2024, dengan serangan roket menghantam ladang minyak Conoco yang diduduki AS, di timur laut Suriah, untuk kedua kalinya dalam tiga hari.

Halaman Selanjutnya

Penasihat Keamanan Nasional Irak Qassim Al-Araji juga mengkritik AS karena melanggar kedaulatan Irak dengan menargetkan PMU.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors