0 0
Jurnalis Foto Palestina Motaz Azaiza Tinggalkan Gaza, Kini Bertugas di Qatar - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
jurnalis foto independen Palestina

Jurnalis Foto Palestina Motaz Azaiza Tinggalkan Gaza, Kini Bertugas di Qatar

Read Time:2 Minute, 0 Second

Kamis, 25 Januari 2024 – 01:32 WIB

Gaza – Seorang jurnalis foto independen Palestina yang meliput soal perang di Gaza memberikan gambaran hidup dan mati kepada jutaan orang di seluruh dunia di wilayah yang terkepung, telah dievakuasi setelah bertahan selama 108 hari dalam pemberitaan di tengah pemboman dan pertempuran yang tiada henti. 

Baca Juga :

Wawancara Prabowo dengan Media Asing NewsWeek: Sang Jenderal yang Ingin RI jadi Kekuatan Dunia

Motaz Azaiza meliput pemboman destruktif Israel di wilayah Palestina sejak Israel menyatakan perang melawan Hamas, yang telah menguasai Gaza sejak 2007, setelah serangan militan terhadap komunitas Israel pada 7 Oktober. 

Jurnalis foto Palestina Motaz Azaiza

Baca Juga :

Halal Watch Ungkap Fakta Baru Dampak ke Konsumen soal Seruan Boikot Produk Terafiliasi Israel

Dalam sebuah video yang diposting di akun media sosialnya pada hari Selasa, Azaiza mengatakan kepada para pengikutnya bahwa dia akan meletakkan jaket antipeluru “Press” birunya untuk saat ini. Keterangannya berbunyi bahwa dia harus meninggalkan Gaza “karena banyak alasan,” namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut.  

“Saya dievakuasi untuk banyak alasan yang kalian tahu sebagian, tapi tidak sepenuhnya. Terima kasih semuanya. Pray for Gaza,” tulisnya dalam keterangan unggahan videonya.

Baca Juga :

Menlu Retno Walk Out Saat Dubes Israel Pidato di DK PBB

“Saya minta maaf tapi insya Allah semoga saya segera kembali dan membantu membangun Gaza kembali,” ujarnya dalam video tersebut sebelum mengucapkan selamat tinggal kepada teman dan kolega di sekitarnya. 

Azaiza terus mendokumentasikan kenyataan brutal di Gaza meskipun ada risiko yang membahayakan nyawanya dan puluhan jurnalis lainnya kehilangan nyawa atau orang yang mereka cintai terbunuh dalam serangan militer Israel. 

Jurnalis foto Palestina Motaz Azaiza

Komite Perlindungan Jurnalis bulan lalu menuduh militer Israel melakukan “pola yang jelas dalam menargetkan jurnalis dan keluarga mereka” yang kemudian dibantah oleh pemerintah Israel.

Pindah tugas

Jurnalis foto Palestina Motaz Azaiza

Beberapa jam setelah berpisah dengan rekan sejawatnya, dia berangkat ke Qatar menggunakan pesawat militer Qatar dari Bandara Internasional El Arish di Mesir, yang terletak sekitar 45 kilometer ke timur perbatasan Rafah, untuk menyeberang ke Gaza.

Ini merupakan satu-satunya titik masuk dan keluar di wilayah tersebut. Setelah tiba di Qatar, Azaiza berbagi melalui postingan di platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) bahwa “tidak ada waktu untuk istirahat” dan dia berharap dapat melanjutkan pekerjaannya.

Halaman Selanjutnya

Azaiza terus mendokumentasikan kenyataan brutal di Gaza meskipun ada risiko yang membahayakan nyawanya dan puluhan jurnalis lainnya kehilangan nyawa atau orang yang mereka cintai terbunuh dalam serangan militer Israel. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors