0 0
Kembali Pacaran, Pria di Pulomas Diretas Karena Tak Mau Serahkan Ponselnya - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Ilustrasi lokasi pembacokan.

Kembali Pacaran, Pria di Pulomas Diretas Karena Tak Mau Serahkan Ponselnya

Read Time:1 Minute, 24 Second

Rabu, 12 Juli 2023 – 23:58 WIB

Jakarta – Seorang pria berinisial MAM (19), menjadi korban penjambretan, di kawasan Pulomas, Jakarta Timur. Tak hanya kehilangan ponsel atau ponselnya, korban juga ditikam di bagian kepala.

Baca juga:

Usai Kemayoran, Polisi Bongkar Lokasi Aborsi di Tambun, Bekasi

Kasat Reskrim Polres Pulogadung, AKP Wahyudi mengatakan, ada 2 tersangka pelaku penjambretan yang menggunakan sepeda motor. Dijelaskannya, saat kejadian korban sedang duduk bersama pacarnya di bangku pinggir Jalan Pulomas. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 11 Juli 2023 sekitar pukul 23.30 WIB.

“Kemudian pelaku menjenguknya,” kata Wahyudi kepada wartawan, Rabu, 12 Juli 2023.

Wahyudi menjelaskan, pelaku meminta HP korban. Namun, korban menolak menyerahkan ponselnya, sehingga pelaku membacok korban dengan senjata tajam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala.

“Korban selamat kemudian ditangkap oleh pelaku. Pelaku menggunakan pisau. Korban luka di bagian kepala, dilihat dari lukanya, sepertinya akibat celurit atau clurit,” jelasnya.

Korban kini telah membuat laporan ke Polsek Pulogadung. Polisi juga telah membentuk tim untuk mengusut kasus ini. Untuk saat ini pelaku masih dalam proses pencarian.

“Sedang dalam penyelidikan bersama dengan Resmob dan Jatanras,” ujarnya.

Terkait kejadian ini, Polres Pulogadung akan berkoordinasi dengan Pemkot Jakarta Timur. Menurutnya, pemasangan bangku di lokasi tersebut harus dievaluasi. Karena lokasinya sering disalahgunakan.

“Saya akan bicara dengan pemda agar semua kursi disingkirkan disana. Karena selama pacaran disana jam 11, jam 1 dini hari masih ada. perlu ada di sana karena itu menciptakan kerentanan,” katanya.

Baca juga:

Ponsel Kelas Menengah Kini Punya Chipset Sendiri

Pengakuan mengejutkan Polisi Lalu Lintas yang mendenda motor hingga mau bongkar tasnya

Pengendara roda dua yang tasnya coba dibongkar polisi itu mengaku melontarkan kata-kata hinaan kepada polisi.

VIVA.co.id

12 Juli 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors