0 0
Masih Mencekam, Polisi Ekuador Tangkap 68 Anggota Geng Narkoba yang Ingin Ambil Alih RS - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Polisi Ekuador berhasil tangkap anggota gang narkoba yang membuat kerusuhan

Masih Mencekam, Polisi Ekuador Tangkap 68 Anggota Geng Narkoba yang Ingin Ambil Alih RS

Read Time:1 Minute, 48 Second

Selasa, 23 Januari 2024 – 08:12 WIB

Ekuador – Polisi di Ekuador menangkap 68 orang pada Minggu, 21 Januari 2024, yang berusaha mengambil alih sebuah rumah sakit di barat daya negara itu. Hal ini terjadi setelah adanya ketegangan antara geng narkoba dan pasukan keamanan Ekuador.

Baca Juga :

Mencekam, Sonora Jadi Medan Baku Tembak Aparat Gabungan dan Kelompok Kriminal

“Kami menetralisir tersangka teroris yang mencoba mengambil alih fasilitas rumah sakit di Yaguachi, Guayas,” kata polisi mengumumkan di akun X.

Sekelompok orang membawa senjata dan menyerbu sebuah studio televisi di Ekuador

Baca Juga :

Respons Rafathar Saat Tahu Raffi Ahmad Pernah Ditangkap karena Kasus Narkoba

Mereka yang ditahan diyakini berusaha menyelamatkan rekannya yang dirawat di rumah sakit karena cedera akibat bentrokan yang terjadi berapa jam sebelumnya, tambahnya.

Melansir dari The Sundaily, Selasa, 23 Januari 2024, senjata api dan obat-obatan disita.

Baca Juga :

Firli Bahuri Gugat Lagi Status Tersangkanya ke PN Jaksel

Polisi mengatakan mereka juga menggerebek sebuah pusat rehabilitasi, yang merupakan pusat komando geng dan rumah bordil, serta beberapa tempat tersangka anggota geng bersembunyi.

Pihak berwenang Ekuador baru-baru ini menutup ratusan pusat pengobatan, yang pada dasarnya adalah rumah sakit rahasia yang dikelola kartel narkoba, dan menurut para pejabat tidak memiliki fasilitas yang layak untuk merawat pasien.

Ekuador yang pernah dianggap sebagai benteng perdamaian di Amerika Latin, kini terjerumus ke dalam krisis setelah bertahun-tahun melakukan ekspansi oleh kartel transnasional, yang menggunakan pelabuhannya untuk mengirimkan narkoba ke Amerika Serikat dan Eropa.

Setelah serangkaian kekerasan baru-baru ini, yang dipicu oleh kaburnya Adolfo Macias dari penjara, gembong narkoba yang dikenal sebagai “Fito,” Presiden Daniel Noboa memberlakukan keadaan darurat dan mendeklarasikan negara tersebut dalam “perang” melawan geng.

Tentara Ekuador patroli di sekeliling penjara usai bos Narkoba kabur dari Bui

Kartel narkoba bereaksi cepat, dan mengancam akan mengeksekusi warga sipil dan pasukan keamanan serta menyandera puluhan polisi dan petugas penjara, sejak dibebaskan.

Ada sekitar 20 kelompok kriminal di negara berpenduduk 17 juta orang tersebut, dengan anggota diperkirakan melebihi 20.000 orang.

Halaman Selanjutnya

Ekuador yang pernah dianggap sebagai benteng perdamaian di Amerika Latin, kini terjerumus ke dalam krisis setelah bertahun-tahun melakukan ekspansi oleh kartel transnasional, yang menggunakan pelabuhannya untuk mengirimkan narkoba ke Amerika Serikat dan Eropa.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors