0 0
Menteri Israel Minta Warga Gaza Pergi Tinggalkan Palestina - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
VIVA Militer: Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir

Menteri Israel Minta Warga Gaza Pergi Tinggalkan Palestina

Read Time:1 Minute, 21 Second

Jumat, 19 Januari 2024 – 18:15 WIB

Tel Aviv – Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir, pada Kamis, 18 Januari 2024, kembali menyerukan untuk mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza, di tengah serangan mematikan Israel di daerah kantong tersebut.

Baca Juga :

Harlah Muslimat NU di GBK Bakal Dihadiri Jokowi, Capres-Cawapres Tak Diundang

“Setelah perang, kita harus tetap berada di Jalur Gaza, mengendalikannya, dan mendorong migrasi sukarela ratusan ribu warga Gaza,” kata Ben-Gvir kepada lembaga penyiaran publik Israel, KAN.

VIVA Militer: Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir

Baca Juga :

Makna Dibalik Normalisasi Hubungan Arab Saudi dengan Israel

Menteri sayap kanan tersebut juga menegaskan kembali penolakannya terhadap penarikan pasukan tentara Israel dari Jalur Gaza utara. Dia menyebut tentara Israel tetap menyerang Palestina.

“Roket ditembakkan dari daerah tempat tentara mundur,” ujarnya, dikutip dari Anadolu Ajansi, Jumat, 19 Januari 2024.

Baca Juga :

Tentara Batalyon Cadangan Israel Menolak Berperang di Jalur Gaza

Beberapa pejabat garis keras di pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, termasuk Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, menyerukan untuk mendorong migrasi sukarela warga Palestina dari Jalur Gaza.

Palestina Israel Adu Roket dan Rudal,

Seruan Israel kemudian mendapat tentangan dari beberapa negara Barat, termasuk AS, Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Belanda, Slovenia, dan Uni Eropa.

Menurut PBB, sekitar 85 persen warga Gaza telah mengungsi akibat serangan gencar Israel, sementara semuanya mengalami kerawanan pangan.

Ratusan ribu orang hidup tanpa tempat berlindung, dan truk bantuan yang memasuki wilayah tersebut jumlahnya berkurang dari setengah jumlah sebelum dimulainya konflik.

Halaman Selanjutnya

Seruan Israel kemudian mendapat tentangan dari beberapa negara Barat, termasuk AS, Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Belanda, Slovenia, dan Uni Eropa.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors