0 0
Meski Situasi Laut Merah Memanas, Kapal Indonesia Tetap Bisa Lewat - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Kapal tanker Pertamina Gamsunoro.

Meski Situasi Laut Merah Memanas, Kapal Indonesia Tetap Bisa Lewat

Read Time:1 Minute, 27 Second

Sabtu, 27 Januari 2024 – 23:48 WIB

London – Situasi di Laut Merah masih memanas, karena adanya serangan rudal milisi Houthi dari Yaman ke kapal-kapal yang melintas. Kondisi ini sebagai aksi perlawanan Houthi atas perang Israel ke Gaza, Palestina.

Melansir US News Money Sabtu, 27 Januari 2024, banyak kapal yang memutar atau melewati jalur lain, karena adanya ketegangan itu. Namun, terdapat dua kapal tanker yang berhasil melewati Laut Merah.

Kedua kapal itu, yakni kapal tanker Pertamina Gamsunoro berbendera Indonesia, dan Free Spirit berbendera Kepulauan Marshall.

“Kedua kapal tanker tersebut membawa bahan bakar berat dan terakhir kali singgah di Fujairah, salah satu pusat bahan bakar minyak terbesar di dunia, di Uni Emirat Arab (UEA),” tulis US News Money dikutip Sabtu, 27 Januari 2024.

Baca Juga :

Pernyataan Hamas: Kami Akan Patuhi Gencatan Senjata selama Musuh Mematuhinya

VIVA Militer: Milisi Houthi Yaman

Adapun kedua kapal tersebut telah memberi isyarat ke pelabuhan Laut Merah Arab Saudi dalam seminggu terakhir. Keduanya pun berhasil melewati perairan yang paling menegangkan saat ini.

Selain itu, kapal minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, juga dapat melewati Bab al-Mandab. Hal ini karena adanya jaringan pipa minyak yang menghubungkan fasilitas minyak timur Arab Saudi.

Ketegangan yang terjadi di Laut Merah juga membuat 15 kapal tanker minyak mengambil rute yang lebih panjang di sekitar Tanjung Harapan dari kedua arah. Rute ini dapat memakan waktu hingga tiga minggu untuk pelayaran antara Asia dan Eropa.

Sedangkan tujuh kapal lainnya masih berada di Teluk Aden atau di bagian utara Laut Merah.

Baca Juga :

Jokowi Tegaskan Pelabuhan RI Tak Layani Kapal Israel

Sekjen WHO Menahan Tangis Saat Ungkap Situasi di Palestina

Duta Besar Israel untuk PBB menuduh Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus melakukan “kolusi” atau perbuatan tidak jujur.

VIVA.co.id

27 Januari 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors