0 0
Netanyahu Tolak Syarat Hamas Akhiri Perang di Gaza - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu

Netanyahu Tolak Syarat Hamas Akhiri Perang di Gaza

Read Time:1 Minute, 55 Second

Selasa, 23 Januari 2024 – 09:10 WIB

Tel Aviv – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Minggu, 21 Januari 2024, menolak persyaratan yang diajukan Hamas untuk mengakhiri perang dan membebaskan sandera. Hal ini termasuk penarikan total Israel dan membiarkan Hamas berkuasa di Gaza.

Baca Juga :

PBB Sebut Israel Halangi Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Jalur Gaza

Ketika pesawat Israel kembali membom Khan Younis di Jalur Gaza selatan, pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa penolakan pemimpin Israel untuk mengakhiri serangan militer di Gaza berarti tidak ada peluang bagi kembalinya para tawanan (Israel).

VIVA Militer: Tentara Israel di Jalur Gaza, Palestina

Baca Juga :

Fadli Zon Sayangkan Kecilnya Dana Mahkamah Internasional Investigasi Kasus Palestina

“Sebagai imbalan atas pembebasan sandera kami, Hamas menuntut diakhirinya perang, penarikan pasukan kami dari Gaza, pembebasan semua pembunuh dan pemerkosa,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

“Dan membiarkan Hamas tetap utuh (memimpin di Gaza).”

Baca Juga :

Kecam Israel, Pemerintah Putin Justru Undang Hamas ke Rusia, Ini yang Dibicarakan

“Saya langsung menolak syarat monster Hamas,” sambung Netanyahu, dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 23 Januari 2024.

Berdasarkan kesepakatan yang ditengahi pada akhir November oleh Amerika Serikat (AS), Qatar dan Mesir, lebih dari 100 dari 240 sandera yang ditahan oleh Hamas berhasil dibebaskan. Tentunya pembebasan itu dengan imbalan pembebasan 240 warga Palestina yang ditahan di Israel dan gencatan senjata di Gaza.

Sejak perjanjian itu berakhir, Netanyahu menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menjamin pembebasan 136 sandera yang masih disandera.

Sementara itu, Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang menuntut Netanyahu dengan mengatakan bahwa pemimpin Israel itu menelantarkan warga sipil.

“Kita harus memajukan kesepakatan sekarang,” katanya.

VIVA Militer: Ledakan di kota Khan Younis, Gaza, usai serangan udara Israel

“Jika perdana menteri memutuskan untuk mengorbankan para sandera, dia harus menunjukkan kepemimpinannya dan secara jujur ??menyatakan posisinya kepada masyarakat Israel.”

Kerabat para sandera yang melakukan protes di luar kediaman Netanyahu juga menuntut tindakan.

“Kami membutuhkan pemerintah untuk segera memperbaiki masalah yang mereka timbulkan dan segera memulangkan para sandera ini,” kata Jon Polin, ayah dari Hersh Goldberg-Polin.

Selain itu, Netanyahu juga mengambil sikap yang lebih tegas terhadap isu kenegaraan Palestina dibandingkan sebelumnya.

“Saya tidak akan berkompromi mengenai kendali penuh keamanan Israel atas seluruh wilayah sebelah barat Sungai Yordan,” tutupnya.

Halaman Selanjutnya

Sejak perjanjian itu berakhir, Netanyahu menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menjamin pembebasan 136 sandera yang masih disandera.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors