0 0
Pekerja Konter Pulsa di Aceh Dibunuh karena Tagih Utang - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Pekerja konter pulsa bunuh rekan kerjanya ditangkap Polresta Banda Aceh

Pekerja Konter Pulsa di Aceh Dibunuh karena Tagih Utang

Read Time:2 Minute, 11 Second

Selasa, 30 Januari 2024 – 15:05 WIB

Aceh – Pekerja konter pulsa di Kabupaten Aceh Besar bernama Fajarullah (25) yang tewas dengan luka tusukan benda tajam ternyata dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri, pada Senin dinihari, 29 Januari 2024.

Baca Juga :

Sri Mulyani Ungkap Survei Bank Dunia: Ekonomi 2024 Lebih Lemah dari 2023

Pelaku bernama M Rizki Vernanda yang merupakan rekan kerja korban di konter pulsa Berkah Cell. Rizki nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hari ditagih utang.

“Motifnya karena sakit hati karena korban menagih utang ke pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama, Selasa, 30 Januari 2024.

Baca Juga :

Anies Soroti Banyak Negara Gagal Atur Ojol dan Buat Aplikator Malah Pergi

Peristiwa utang-piutang itu bermula saat Rizki dan Fajarullah membuka konter pulsa yang sudah berdiri sejak dua tahun lalu di Desa Gla Meunasah Baro, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Pekerja konter pulsa nekat bunuh rekan kerjanya karena sakit hati ditagih utang. VIVA/Dani Randi

Photo :

VIVA.co.id/Dani Randi (Banda Aceh)

Baca Juga :

Sehati dengan Duet Amin, Ahmad Syaikhu Bilang PKS Punya Gagasan soal Tantangan Demografi

Keduanya sepakat untuk bagi hasil setiap penjualan. Namun, seiring berjalan waktu, MRV mengaku pembagian yang diberikan korban tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Sehingga MRV kerap mengambil uang penjualan pulsa saat jaga konter dan itu juga diketahui oleh korban. Karena jumlahnya semakin banyak, korban mulai menagih uang tersebut untuk dikembalikan.

Bahkan korban memberi tenggat waktu untuk segera dilunasi sebelum 30 Januari 2024. Merasa tertekan karena ditagih terus-menerus, pelaku akhirnya berniat untuk menghabisi nyawa rekan kerjanya itu.

“Pelaku ini selalu ditagih korban untuk membalikkan uang yang diambil dari hasil jualan itu hampir Rp 80 juta,” kata Fadillah.

Lantas MRV mengintai korban dari luar kios pada Senin dinihari, 29 Januari 2024 dari dalam mobil. Kebetulan saat itu, korban ingin ke toilet yang berada di luar kios lalu dibuntuti oleh pelaku.

Setelah keluar toilet, pelaku langsung menusuk dada, leher, punggung dan paha korban dengan pisau yang telah disiapkannya hingga korban tewas.

“MRV ini sudah mengintai korban dari dalam mobil. Jadi dia tau kapan korban keluar kios, dan langsung menusuk korban dengan pisau yang dibawanya,” kata Fadillah.

Hanya berselang 4 jam usai menghabisi korban, pelaku lantas ditangkap polisi di kawasan Krueng Barona Jaya. Dari hasil pemeriksaan polisi, Rizki nekat membunuh Fajarullah karena alasan sakit hati karena utang.

Atas perbuatannya MRV bakal dijerat dengan pasal 340 KUHp dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Halaman Selanjutnya

Bahkan korban memberi tenggat waktu untuk segera dilunasi sebelum 30 Januari 2024. Merasa tertekan karena ditagih terus-menerus, pelaku akhirnya berniat untuk menghabisi nyawa rekan kerjanya itu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors