0 0
PM Palestina Tolak Rencana Israel untuk Memisahkan Zona Ibadah Muslim-Yahudi di Yerusalem - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
Perdana Menteri Palestina, Mohammed Ishtaye.

PM Palestina Tolak Rencana Israel untuk Memisahkan Zona Ibadah Muslim-Yahudi di Yerusalem

Read Time:1 Minute, 22 Second

Selasa, 13 Juni 2023 – 15:46 WIB

Yerusalem – Perdana Menteri (PM) Palestina, Mohammed Ishtaye, Senin 12 Juni 2023, menolak rencana Israel untuk memisahkan zona sholat Muslim di Yerusalem Timur antara Yahudi dan Muslim. Ishtaye membuat pernyataan tersebut selama pertemuan kabinet mingguan Otoritas Palestina yang diadakan di kota Ramallah, Tepi Barat, menurut sebuah pernyataan dari kantor PM Palestina.

Radio Israel melaporkan bahwa anggota parlemen Israel Amit Halevy dari partai Likud mengusulkan pemisahan zona sholat antara Yahudi dan Muslim di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount.

Laporan itu menambahkan bahwa rencana Halevy akan memberi umat Islam kendali atas ujung selatan kompleks, di mana Masjid Al-Aqsa berada; sementara orang Yahudi akan menerima wilayah tengah dan utara.

Kompleks Masjid Al Aqsa di Palestina

Ishtaye menyampaikan peringatan terkait rencana tersebut. “Ini akan memicu kemarahan yang luar biasa dengan akibat yang tidak terduga karena nilai sakral dan religius Masjid Al-Aqsa bagi orang-orang Palestina, Arab, dan Muslim,” katanya.

Dia menyerukan tindakan Arab, Islam, dan internasional yang melampaui tuduhan dan kecaman untuk menjatuhkan sanksi, yang akan mencegah perubahan apa pun di Masjid Al-Aqsa, dan menghentikan segala bentuk pelanggaran di Yerusalem.

Palestina menginginkan Yerusalem timur, yang diduduki oleh Israel pada tahun 1967, menjadi ibu kota negara merdeka mereka. Sementara orang Israel bersikeras bahwa seluruh kota adalah ibu kota mereka.

Halaman selanjutnya

Ishtaye juga menyerukan tekanan internasional yang nyata untuk menghentikan implementasi Israel atas rencana pemukiman yang dikenal sebagai E1, yang bertujuan untuk merusak peluang mendirikan negara Palestina yang bersebelahan. “Menurut rencana ini, permukiman baru akan dibangun, menghubungkan permukiman Yerusalem dengan permukiman Ma’ale Adumim, yang berarti membagi Tepi Barat menjadi dua wilayah terpisah,” kata Ishtaye.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors