0 0
Polisi Tembak Remaja 17 Tahun di Jalanan Picu Kemarahan Rakyat Prancis - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Polisi Pramcis Todongkan Senjata Pada Remaja Berusia 17 Tahun

Polisi Tembak Remaja 17 Tahun di Jalanan Picu Kemarahan Rakyat Prancis

Read Time:1 Minute, 26 Second

Rabu, 28 Juni 2023 – 10:45 WIB

Paris – Seorang anak laki-laki berusia 17 tahun meninggal setelah polisi Prancis, pada Selasa pagi, 27 Juni 2023, menembak remaja tersebut saat mencoba melarikan diri dari kontrol lalu lintas di wilayah Nanterre. Insiden ini memicu kemarahan, kecaman dan pertanyaan publik tentang penggunaan kekerasan secara bebas oleh pasukan keamanan.

Baca juga:

Rudolf Tobing Pembunuh yang Tersenyum Dihukum 20 Tahun Penjara

Dapat dipahami remaja itu mengendarai mobil sewaan di Nanterre, pinggiran barat Paris pada Selasa pagi. Namun, polisi menghentikannya karena melanggar beberapa peraturan lalu lintas.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua petugas polisi berusaha menghentikan sebuah mobil berwarna kuning. Salah satu dari mereka menodongkan pistol ke pengemudi melalui jendela dan menembak dari jarak dekat saat remaja itu berusaha melarikan diri.

Baca juga:

Korban kecelakaan maut di JLNT Casablanca tidak hanya ditabrak, tapi juga dilindas

Tim Medis Berusaha Menyelamatkan Nyawa Seorang Remaja Yang Ditembak Polisi Prancis

Mobil bergerak beberapa puluh meter kemudian jatuh. Layanan darurat mencoba menyadarkan dan menyelamatkan bocah itu di tempat kejadian, tetapi dia meninggal segera setelah itu.

Baca juga:

Debat Panas Soal Al Zaytun, Taufik Geram Aktivis Pro-Yahudi: Polisi Tangkap Ini!

“Petugas yang dituduh menembak pengemudi telah ditahan karena dicurigai melakukan pembunuhan,” kata kejaksaan Nanterre, dikutip dari The Sundayly, Rabu, 28 Juni 2023.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan kepada parlemen bahwa dua petugas polisi sedang diinterogasi dan mengakui bahwa gambar yang diposting di media sosial itu benar adanya. Dia juga mengimbau warga Prancis untuk menghormati duka keluarga dan praduga tak bersalah polisi.

Halaman selanjutnya

Kepala polisi Paris Laurent Nunez mengakui dalam sebuah wawancara dengan televisi BFM bahwa tindakan polisi tersebut menimbulkan pertanyaan, meskipun dia mengatakan ada kemungkinan petugas tersebut mungkin merasa terancam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors