0 0
Presiden Mahmoud Abbas Tolak Wacana Pemisahan Gaza dari Wilayah Palestina - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken (kiri) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kanan).

Presiden Mahmoud Abbas Tolak Wacana Pemisahan Gaza dari Wilayah Palestina

Read Time:2 Minute, 52 Second

Jumat, 1 Desember 2023 – 16:04 WIB

Ramallah – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menolak wacana Israel untuk memisahkan Gaza dari wilayah Palestina saat pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Ramallah, Kamis 30 November 2023, dan menegaskan bahwa Jalur Gaza adalah bagian tak terpisahkan dari negara Palestina.

Abbas menggarisbawahi pentingnya mempertahankan gencatan senjata yang ada saat ini di Gaza dan mencapai penghentian agresi Israel secara menyeluruh untuk melindungi warga sipil dari serangan udara dan kekerasan yang dilakukan militer Israel.

Dia juga menekankan pentingnya menambah bantuan kemanusiaan, medis, dan makanan serta menyediakan air listrik, dan bahan bakar dengan segera.

Baca Juga :

Puluhan Warga Gaza Tewas Dibantai Jet Tempur Israel Pasca Genjatan Senjata

Serangan rudal Israel menghancurkan wilayah Jabaliya, Gaza, Palestina

Photo :

AP Photo/Abdul Qader Sabbah

Abbas menyerahkan kepada Blinken sebuah dokumen komprehensif yang menguraikan kejahatan pendudukan Israel di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem, yang mencakup tindakan pembunuhan, perusakan, pembersihan etnis, dan pelanggaran mengerikan lainnya.

Presiden Palestina itu mendesak Blinken untuk memaksa Pemerintah Israel untuk segera menghentikan tindakan dan pelanggaran terhadap tahanan Palestina dan masyarakat luas. Dia juga kembali menolak tegas dan mencegah pemindahan paksa warga Palestina di Gaza maupun di Tepi Barat, termasuk Yerusalem.

“Abbas menekankan perlunya intervensi AS untuk menggagalkan apa yang ia anggap sebagai upaya Pemerintah Israel untuk mengusir paksa penduduk Palestina di Tepi Barat, khususnya di Lembah Yordan, di mana terdapat rencana aneksasi diam-diam yang dilakukan oleh pemukim dan tentara pendudukan Israel,” demikian dilaporkan WAFA.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, menyebut Blinken mengutuk kekerasan ekstremis terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat dan akan terus menuntut pertanggungjawaban penuh terhadap pihak-pihak yang bertanggungjawab.

Blinken dan Abbas juga berbicara tentang kebutuhan mendesak akan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan dan kebebasan bagi warga Palestina di Tepi Barat “Blinken menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk memajukan langkah-langkah nyata bagi negara Palestina,” kata Miller.

Baca Juga :

Israel-Hamas Kembali Saling Luncurkan Rudal Setelah Jeda Kemanusiaan Berakhir

Menlu AS Antony Blinken.

Photo :

AP Photo/Andrew Harnik, Pool

Blinken tiba di Ramallah di Tepi Barat dari Israel, di mana ia mengadakan pertemuan dengan para pejabat Israel untuk membahas perpanjangan jeda kemanusiaan antara Tel Aviv dan kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Selama pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan anggota Kabinet Keamanan di Yerusalem Barat, Blinken mendesak Israel untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah kerugian terhadap warga sipil dalam perang di Gaza.

Kepada tentara Israel, Blinken menegaskan bahwa hilangnya nyawa banyak warga sipil dan arus pengungsi di Gaza utara, tidak boleh terulang di selatan

“Kami membahas rincian perencanaan Israel yang sedang berlangsung, dan saya menggarisbawahi pentingnya bagi Amerika Serikat, bahwa hilangnya banyak nyawa warga sipil dan pengungsian dalam skala besar seperti yang kita lihat di Gaza utara tidak terulang di Gaza selatan,” kata Blinken dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Netanyahu.

Baca Juga :

China Ajukan Proposal Pembentukan Negara Palestina ke Dewan Keamanan PBB

Menurut Blinken, Israel telah menyetujui permintaan AS agar mereka merumuskan strategi yang mengutamakan perlindungan warga sipil. Dia mengatakan bahwa tentara Israel harus menghindari menargetkan infrastruktur penting seperti rumah sakit, pembangkit listrik, dan fasilitas air.

Blinken juga mengatakan bahwa warga sipil yang mengungsi dari Gaza selatan juga harus diberi pilihan untuk kembali ke utara segera setelah situasi memungkinkan. (Ant/Antara)

Menteri Keamanan Serukan Dimulainya Kembali Perang Melawan Hamas

“Dengan satu tangan, Hamas menandatangani gencatan senjata, dan di sisi lain, Hamas mengirimkan teroris untuk membunuh orang-orang Yahudi di Yerusalem.”

VIVA.co.id

1 Desember 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors