0 0
Putin Janji Bebaskan Anggota Tentara Bayaran Wagner dari Hukum Pidana - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
Presiden Rusia Vladimir Putin

Putin Janji Bebaskan Anggota Tentara Bayaran Wagner dari Hukum Pidana

Read Time:2 Minute, 31 Second

Selasa, 27 Juni 2023 – 13:57 WIB

Moskow – Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah berjanji untuk menepati janjinya untuk membebaskan tentara bayaran Wagner.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin waktu setempat, Putin membebaskan anggota Wagner untuk terus melayani Rusia dengan menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan atau lembaga penegak hukum lainnya. Mereka juga diizinkan untuk kembali ke keluarga dan orang yang mereka cintai.

“Janji yang saya buat akan ditepati. Saya ulangi, pilihan ada di tangan Anda, tapi saya percaya itu adalah pilihan tentara Rusia yang telah menyadari kesalahan fatalnya,” kata Putin.

Baca juga:

Jordan Menegaskan Kembali Komitmen untuk Melindungi Rakyat Palestina

VIVA Militer: Bos tentara bayaran Grup PMC Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin

Dia mengatakan, mayoritas pasukan dan komandan Wagner adalah pahlawan Rusia yang mengabdi untuk rakyat dan negara, yang dibuktikan dengan keberanian mereka di medan perang. Ia menilai pasukan Wagner tidak diinformasikan dengan baik sehingga tidak akan digunakan untuk melawan rekan senegaranya yang berjuang bersama untuk negara dan masa depan Rusia.

Putin menjelaskan, sejak awal pemberontakan Grup Wagner akhir pekan lalu, dia langsung menginstruksikan langkah-langkah untuk menghindari pertumpahan darah.

“Waktu diperlukan untuk itu, termasuk memberi kesempatan kepada mereka yang melakukan kesalahan untuk berpikir, untuk menyadari bahwa tindakan mereka sangat ditentang oleh masyarakat, dan konsekuensi tragis yang dihadapi Rusia,” katanya.

Putin juga berterima kasih kepada para pejuang dan komandan Wagner yang memutuskan untuk berhenti sebelum melewati garis untuk mencegah pertumpahan darah. Dia menekankan bahwa pemberontakan bersenjata akan dilawan dan Grup Wagner harus menyadarinya.

“Mereka memahami segalanya, termasuk melakukan tindakan kriminal untuk memecah belah dan melemahkan negara, yang kini menghadapi ancaman eksternal yang sangat besar,” kata Putin.

Dia menuduh musuh Rusia, yaitu Ukraina dan Barat, mencoba mengobarkan perang saudara di Moskow. “Mereka ingin tentara Rusia saling membunuh sehingga pada akhirnya Rusia kalah, dan rakyat kita terbagi, dicekik oleh perselisihan sipil berdarah,” kata Putin.

“Mereka bermimpi membalas dendam atas kegagalan mereka di medan perang melalui apa yang disebut ‘serangan balik’, tetapi mereka salah perhitungan,” tambahnya.

Baca juga:

Konvoi Senjata Barat Dibantai Marinir Rusia, Mayat Tentara Ukraina Tersebar

Putin berterima kasih kepada rakyat Rusia atas ketabahan, solidaritas, dan patriotisme mereka dalam menghadapi pemberontakan Wagner. Dia juga berterima kasih kepada Presiden Belarusia Alexander Lukashenko atas kontribusinya dalam mewujudkan penyelesaian damai.

Sabtu lalu, Grup Wagner menuduh Kementerian Pertahanan Rusia menyerang para pejuangnya. Tuduhan itu diikuti oleh pernyataan pendiri Wagner tentang gerakan keadilan dengan melintasi perbatasan Ukraina ke kota Rusia Rostov-on-Don.

Prigozhin mengatakan anggotanya akan pindah ke Moskow, mendorong Kremlin untuk memperketat keamanan di seluruh negeri. Prigozhin kemudian tentaranya memutuskan untuk kembali menghindari pertumpahan darah ketika mereka berada 200 kilometer dari Moskow.

Lukashenko sendiri mengatakan pembicaraan dengan pemimpin Wagner itu atas persetujuan Putin, dan Prigozhin juga setuju untuk tidak memperpanjang konflik. (Semut/Antara)

Baca juga:

Putin Muncul ke Publik Usai Kudeta Wagner, Sebut Sesama Warga Rusia Saling Bunuh

Pengendara sepeda Indonesia Paimo yang telah berkeliling dunia telah tiba di Kazakhstan

Seorang pesepeda Indonesia bernama Paimo yang sedang berkeliling dunia telah tiba di Kazakhstan setelah satu bulan mengayuh dari Kyrgystan ke Kazakhstan.

VIVA.co.id

27 Juni 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors