0 0
Sejak 2018 Jemaah Haji Malaysia Tak Laksanakan Arbain di Madinah, Apa Alasannya? - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Direktur Eksekutif Haji pada Tabung Haji Malaysia Dato Sri Syed Saleh

Sejak 2018 Jemaah Haji Malaysia Tak Laksanakan Arbain di Madinah, Apa Alasannya?

Read Time:1 Minute, 39 Second

Sabtu, 8 Juli 2023 – 04:17 WIB

MEKKAH- Kegiatan Arbain di Madinah merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan jamaah selama menunaikan ibadah haji. Arbain yang merupakan sholat wajib berjamaah selama 40 kali berturut-turut di Masjid Nabawi merupakan rangkaian ibadah sunnah yang sering dilakukan oleh jemaah haji Indonesia.

Baca juga:

Panggilan Desta ke Natasha Rizki saat Liburan Disorot, Netizen Doakan Rekonsiliasi

Tak hanya dilakukan oleh jemaah haji Indonesia, amalan ini awalnya banyak dilakukan oleh jemaah haji dari sejumlah negara, termasuk Malaysia. Untuk menjalaninya, jemaah harus tinggal di Madinah antara delapan hingga sembilan hari.

Namun ternyata, sejak 2018 Malaysia sudah tidak lagi menerapkan Arbain bagi jemaah haji mereka. Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan anggaran biaya hidup di Madinah. “Sejak 2018, kami tidak memiliki Arbain. Ini bagian dari upaya menekan biaya di Madinah,” jelas Direktur Eksekutif Haji Tabung Haji Malaysia Dato Sri Syed Saleh, Jumat, 7 Juli 2023.

Baca juga:

RI Kebagian Kuota Penuh Haji 2024, Menag Percepat Prosesnya

Hal itu disampaikan Syed Saleh saat berkunjung ke kantor Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Mekkah Wilayah Kerja (Daker) Arab Saudi di Syisyah. Syed Saleh hadir bersama 20 delegasi dari Tabung Haji Malaysia untuk bertukar pandangan dan pengalaman dengan PPIH Arab Saudi. Kehadiran mereka disambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief beserta jajarannya.

Baca juga:

Menag Yaqut Minta Jamaah Lansia dan Risti Diprioritaskan Pulang Lebih Awal

Dalam pertemuan itu, Syed Saleh juga mengungkapkan kuota haji Malaysia sebanyak 31.600. Tahun ini, negaranya mendapat tambahan kuota 1.000 jamaah. Seperti Indonesia, pemberangkatan jemaah haji Malaysia terbagi dalam dua gelombang.

Untuk gelombang pertama, mereka sudah dipulangkan ke Malaysia secara bertahap sejak 5 Juli 2023. Hingga hari ini, sudah ada 2.000 jemaah yang pulang ke Malaysia. Sedangkan jemaah haji gelombang kedua akan mulai berangkat dari Mekkah ke Madinah mulai 12 Juli 2023.

Halaman selanjutnya

“Jemaah hanya tinggal 6 hari di Madinah, jadi tidak ada Arbain. Kami sudah lama tidak Arbain. Alhamdulillah diterima dengan baik. Tidak ada yang komplain,” jelas Syed Saleh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors