0 0
Terkuak! Argiyan Lebih Dulu Perkosa Mahasiswi di Depok Sebelum Bunuh Korban - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
dino69
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (tengah)

Terkuak! Argiyan Lebih Dulu Perkosa Mahasiswi di Depok Sebelum Bunuh Korban

Read Time:2 Minute, 1 Second

Senin, 22 Januari 2024 – 20:52 WIB

Jakarta – Satu persatu fakta baru di balik kasus tewasnya mahasiswi berinisial KRA (20) oleh sang kekasih, Argiyan Arbirama terungkap ke publik. Argiyan diketahui sempat memperkosa KRA di sebuah rumah kontrakan di kawasan Depok, Jawa Barat. 

Baca Juga :

Anak Korban Ungkap Tembok Roboh di Tebet Jaksel Sudah Miring Bertahun-tahun

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan tersangka dan korban baru menjalani hubungan asmara selama dua minggu, setelah sebelumnya kenal melalui media sosial.

Adapun pada saat kejadian, korban diminta tersangka datang ke rumah kontrakannya dengan dalih ingin dijemput. 

Baca Juga :

Sosok Argiyan Arbirama, Pembunuh Seorang Mahasiswa di Depok

“Pada saat tiba di rumah pelaku, korban diminta masuk ke dalam rumah kontrakan pelaku. Selanjutnya pelaku langsung menutup pintu kontrakan dan mengunci,” kata Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin, 22 Januari 2024.

Di ruang tamu, korban diminta untuk ke kamar mandi dan melayani nafsu Argiyan. Namun, korban menolak sehingga tersangka langsung menariknya ke kamar.  Di dalam kamar, korban sempat berteriak dan memberontak. Hingga akhirnya Argiyan mencekik korban sampai lemas. 

Baca Juga :

Argiyan Jadi Tersangka Usai Bunuh Sang Pacar, Terancam 15 Tahun Penjara

“Setelah itu pelaku mulai membuka baju dan celana korban dan saat itu korban sempat melawan namun karena pelaku mencekik semakin keras dan korban mencoba mencakar tubuh dari pelaku dan di saat itu pelaku melakukan pemerkosaan,” kata dia.

Setelah selesai melakukan pemerkosaan, Argiyan memakaikan baju korban. Dia lanjut mengikat tangan dan kaki korban serta menutupnya menggunakan selimut agar tak melakukan perlawanan. 

Wira menyebut, Argiyan lanjut mengambil barang-barang korban seperti dompet dan handphone sebelum akhirnya kabur.  “Di mana pelaku sempat mengambil barang batang korban seperti hp, dompet setelah itu kabur meninggalakn korban,” ungkapnya.

“Pada saat kabur pelaku sempat memberikan infomasi pada ibu kandung pelaku melalui chat media sosial di mana memberikan informasi di rumah ada perempuan yang diikat lalu ibu pelaku masuk ke dalam rumah dan saat itu mendapati korban sudah meninggal dunia,” pungkas dia.

Seperti diketahui, ada dua orang lainnya menjadi korban pemerkosaan dari Argiyan. Salah satu korbannya bahkan masih di bawah umur dan tengah hamil sembilan bulan. 

Akibat perbuatannya, Argiyan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan atau Pasal 285 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Halaman Selanjutnya

Setelah selesai melakukan pemerkosaan, Argiyan memakaikan baju korban. Dia lanjut mengikat tangan dan kaki korban serta menutupnya menggunakan selimut agar tak melakukan perlawanan. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors