0 0
Terungkap Helikopter Tentara Israel Tembaki Sandera yang Ditangkap Hamas - JUJU INFORMASI
polaslot138
polaslot138
polaslot138
polaslot138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
epicwin138
epicwin138
epicwin138
disko69
demo slot pragmatic
slot server thailand
disko69
dino69
lambe77
lambe77
wibu69
dino69
dino69
pargoy88
disko69
disko69
slot thailand
dino69
akun pro jepang
slot gacor
slot vietnam
Hamas membebaskan 24 orang sandera yang dievakuasi dengan mobil Red Cross

Terungkap Helikopter Tentara Israel Tembaki Sandera yang Ditangkap Hamas

Read Time:1 Minute, 57 Second

Jumat, 8 Desember 2023 – 16:16 WIB

Gaza – Sebuah helikopter tentara Israel menembaki para sandera dari Israel yang ditangkap oleh Hamas pada 7 Oktober dalam perjalanan mereka ke Gaza, menurut sebuah audio yang bocor.

Audio yang bocor, sebagian diterbitkan di situs berita Israel Ynet, merekam pertemuan pada Selasa antara sejumlah sandera asal Israel yang telah dibebaskan, kerabat dari para sandera yang masih ditahan, dan kabinet masa perang Israel.

Dalam rekaman tersebut, seorang sandera perempuan yang telah dibebaskan terdengar mengatakan: “Perasaan yang kami rasakan adalah tidak ada seorang pun yang melakukan sesuatu untuk kami. Faktanya adalah saya berada di tempat persembunyian yang dibom, dan kami harus diselundupkan keluar, dan kami terluka. Itu belum termasuk helikopter yang menembaki kami dalam perjalanan ke Gaza.”

Baca Juga :

AS Kembali Terbangkan Drone Pengintai di Gaza Setelah Gencatan Senjata Usai

Warga Israel dibebaskan usai disandera oleh Hamas

“Fakta bahwa kami ditembaki, fakta bahwa tidak ada seorang pun yang tahu apa pun di mana kami berada … Kalian mengklaim bahwa ada intelijen. Namun, faktanya kami ditembaki. Suami saya terpisah dari kami tiga hari sebelum kami kembali ke Israel dan dibawa ke terowongan (Hamas).”

Dalam rincian pertemuan tersebut, para sandera yang dibebaskan Hamas dan kerabatnya yang bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap sang perdana menteri akibat serangan udara Israel di Gaza.

Sandera lainnnya, yang dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas, mengatakan: “Saya mengalami penahanan dan saya memahami kesulitannya.”

Baca Juga :

Masjid Kuno Abad 13 di Jalur Gaza Hancur Dibom Israel

VIVA Militer: Serangan artileri militer Israel

“Kami berada di terowongan, takut bukan karena Hamas yang akan membunuh kami, tetapi Israel. Lalu, mereka (Israel) akan mengatakan bahwa Hamas yang membunuh kalian. Jadi, saya sangat mendesak agar pertukaran tahanan dimulai sesegera mungkin dan semua orang harus kembali ke rumah,” ujarnya.

Israel melanjutkan serangan militer di Jalur Gaza pada 1 Desember setelah jeda kemanusiaan sepekan dengan kelompok Palestina Hamas berakhir. Setidaknya 17.177 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 46.000 lainnya terluka dalam serangan udara dan darat Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Korban tewas di pihak Israel mencapai 1.200 orang. (Ant/Antara)

Baca Juga :

Gutterres Akan Tetap Menjabat Sebagai Sekjen PBB Meski Israel Memintanya Mengundurkan Diri

Ramallah Membara, Bom Israel Teror Tepi Barat

Agresi militer Israel tak hanya di Gaza.

VIVA.co.id

8 Desember 2023

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Follow us

Tags

Outdoors